26 Agustus 2016 15:38:09
Ditulis oleh admin

Sejarah Desa

Sejarah asal muasal desa Bringin sering kali tertuang dalam dongeng dongeng yang di wariskan secara turun menurun dan disampaikan dari mulut ke mulut sehingga sulit di buktikan kebenarannya secara fakta.

Desa Bringin adalah salah satu desa di kecamatan Montong dan dikenal sebagai desa pusat peradaban perkembangannya golongan Ahlussunnah wal jama’ah an-nadiyah di kecamatan Montong. Dan pada zaman penjajahan belanda Desa Bringin terbagi dalam 5 Dusun yang terdiri dari Dusun Gunung Katul, Dusun Krajan, Dusun Gunung Nolo, Dusun Madu Salam,Dusun Putuk.

  • Sejak tahun 1952 desa ini sudah diberi nama desa Bringin hal ini didasarkan Tahun 1925 – 1950, Desa Bringin dipimpin oleh Mbah Puteh
  • Tahun 1950 – 1960, Desa Bringin dipimpin oleh Tarso
  • Tahun 1960 – 1968, Desa Bringin dipimpin oleh Sarpani
  • Tahun 1968 – 1991, Desa Bringin dipimpin oleh Soemitro Hadi
  • Tahun 1991 – 1999, Desa Bringin dipimpin oleh Abd Rochman
  • Tahun 1999 – 2007, Desa Bringin dipimpin oleh Abd Rochman
  • Tahun 2007 – 2013, Desa Bringin dipimpin oleh R o d l i
  • Tahun 2013 – 2019 Desa Bringin dipimpin oleh Subandi
  • Tahun 2019 – Sekarang Desa Bringin dipimpin oleh Subandi

  Menurut sesepuh dari Desa Bringin menceritakan tentang asal usul dinamakannya Desa Bringin. Beliau mengatakan  bahwa dahulu ada seorang ulama besar yang bernama Kyai Linder Suryonegoro yang memiliki keahlian jurus sambar angin dan beliau adalah salah satu murid dari Sultan Pandanaran dan biasa dipanggil oleh masyarakat sekitar dengan sebutan mbah Bringin karna kesaktian yang dimilikinya tersebut, dan di ambil dari kata inilah penamaan Desa Bringin.

Adapula yang mengatakan bahwa pohon Bringin yang banyak ditemukan  di desa tersebut menjadi acuan di namakannya  Desa Bringin, padahal pohon-pohon tersebut hanyalah sebuah icon desa tersebut bukan menjadi alasan dinamakannya Desa Bringin.

Mbah Bringin yang nama aslinya Kyai Linder Suryonegoro menjadi salah satu topic terbesar pembicaraan warga karena makam mbah Bringin berbeda dengan makam pada umumnya, makam pada umumnya menghadap kearah utara sangat berbeda dengan makamnya  mbah Bringin yang menghadap kearah barat. Menurut cerita dari beberapa tokoh masyarakat mengatakan bahwa dibalik kemisteriusan arah makam tersebut adalah karena pergerakan dari tanah yang mengakibatkan berbeloknya arah makam tersebut yang mana menghadap arah kiblat menjadi kearah utara.



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus